Pagi tadi telah di laksanakan Upacara Peringatan HUT Republik Indonesia ke-64 Di lapangan Giritontro. Peserta upacara yang diikuti dari berbagai elemen masyarakat dan instansi di kecamatan giritontro berlangsung khidmat, aman dan tertib. Seperti kebiasaan dari tahun ke tahun di gelar beberapa potensi dari beberapa sekolah untuk menampilkan potensi siswa siswinya, sebagian besar adalah drum band.

Foto Lengkap Klik www.blog.giritontro.com

Sama aja kok!!! capek mau upload lagi… yah yah… [DwGro]

Rizka Diputra – Okezone

JAKARTA – Misteri pria yang yang tewas dalam penggerebekan di Temanggung, Jawa Tengah, terkuak sudah.

Mabes Polri menyatakan jenazah itu bukanlah Noordin M Top, melainkan Ibrohim.
Ibrohim merupakan petugas penata bunga (florist) di Hotel Ritz Carlton yang sebelumnya diduga terlibat dalam pengeboman di hotel tersebut.
“Setelah dibandingkan DNA dengan keluarga di Cilimus, istri, dan kedua putra serta putrinya, hasilnya sesuai 100 persen, almarhum adalah Ibrohim,” ungkap Brigjen Polisi Eddy Saparwoko, Kepala DVI Mabes Polri saat konferensi pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (12/8/2009).
Eddy menambahkan, berdasarkan tes DNA pembanding dari keluarga Noordin M Top di Johor Bahru Malaysia, Cilacap, dan Klaten, tidak ada yang sesuai. Sehingga semakin meyakinkan bahwa korban tewas di Temanggung bukanlah Noordin.

Polisi juga mengumumkan, pelaku pengeboman di JW Marriott adalah Dani Dwi Pernama, berdasarkan pengecekan DNA.
“Kondisi tubuhnya memprihatinkan. Satu-satunya diidentifikasi dengan DNA. 100 persen hasilnya cocok,” kata Eddy.
Selain itu, korban yang diidentifikasi adalah Eko Joko Sarjono dan Air Setiawan, tersangka teroris yang ditembak di Puri Nusaphala, Jatiasih, Bekasi.(ton)(mbs)

Detikhot.comMelupakan seseorang yang pernah hadir di hati kita memang tidak mudah. Namun bukan berarti kita harus stuck dalam perasaan melankolis dalam waktu yang lama kan? Menyendiri dan membiarkan perasaan sedih menjadi berlarut-larut bukan ide yang bagus. Lebih baik, coba tips berikut! 1. Curhat dan tumpahkan seluruh perasaan dan kesedihan kepada sahabat. Lepaskan seluruh masalah Anda. 2. Hang out dan bersenang-senanglah. Ajak seluruh teman, sahabat atau keluarga. Namun usahakan jangan ke tempat-tempat yang biasa Anda datangi bersama mantan. Karena kemungkinan besar Anda dapat bertemu dengannya di sana. 3. Cari dan tekuni hobi yang baru. Lakukanlah aktivitas yang positif, jangan beri waktu pada diri Anda untuk mengingat kembali kisah cinta yang lalu. 4, Buang semua barang, foto atau hal-hal yang bisa mengingatkan Anda pada mantan. 5. Jangan hubungi mantan lagi, baik lewat telpon, SMS ataupun e-mail. Sebaliknya abaikan juga semua telpon, SMS dan e-mail darinya. 6. Sebaiknya lupakan istilah “teman baik”. Saat-saat seperti ini ada baiknya berhenti berhubungan dengan mantan. Tidak untuk seterusnya. Berikan kesempatan perasaan Anda untuk pulih terlebih dahulu. 7. Memang bukan saat yang tepat untuk kembali membina hubungan yang baru, namun tidak ada salahnya untuk membuka kembali hati Anda untuk orang baru. Mungkin saja akan ada orang yang dapat mencintai Anda secara lebih pantas. Semoga berhasil!(yla/eny)

Tak gendong kemana-mana Tak gendong kemana-mana

Enak donk, mantep donk Daripada kamu naik pesawat kedinginan

Mendingan tak gendong to Enak to, mantep to

Ayo.. Kemana

Tak gendong kemana-mana Tak gendong kemana-mana

Enak tau

Where are you going? Ok I’m walking

Where are you going? Ok my darling

Ha…Ha…

Tak gendong kemana-mana Tak gendong kemana-mana

Enak donk, mantep donk Daripada kamu naik taxi kesasar

Mendingan tak gendong to Enak to, mantep to

Ayo.. Mau kemana

Tak gendong kemana-mana Tak gendong kemana-mana

Enak tau

Where are you going? Ok I’m walking

Where are you going? Ok my darling

Ha.. Ha…

Tak gendong kemana-mana Enak tau

Ha.. Ha…

Ha.. Ha…

Ha.. Ha……

Capek…..

Metrotvnews.com, Jakarta: Lagu “Tak Gendong” yang dinyanyikan Mbah Surip ternyata mengandung makna kemanusiaan yang dalam. Lagu yang dipromosikan oleh Falcon Music ini bercerita tentang relasi atau hubungan Mbah Surip dengan teman-temannya. Apa arti lagu ini sebenarnya menurut Mbah Surip?

Mungkin Anda merasakan bahwa lagu berjudul “Tak Gendong” seadanya, tanpa makna, aneh, ngawur dan terkesan sangat konyol. Ia malah tak tahu jika lagunya ini termasuk dalam musik beraliran reggea. Namun, ternyata Mbah Surip punya jawaban sendiri tentang karyanya itu.

Simak saja syair-syairnya berikut ini. Lagu “Tak Gendong” itu bercerita tentang manusia. Mbah Surip pernah mengatakan arti dari lagunya ini jika kita lagi susah atau sakit maka yang satu harus menggendong yang lain. Karena, menurut Mbah Surip, inilah hakikat hidup, yaitu together atau bersama-sama. Manusia yang satu harus  membantu yang lain untuk menghadapi asam-manisnya kehidupan.

Lagu “Tak Gendong” sendiri diciptakan Mbah Surip ketika ia bekerja di perusahaan pengeboran minyak di Amerika Serikat tahun 1986. Kala itu ia pernah mengunjungi suatu tempat yang sangat indah dan ada sebuah kebersamaan di sana. Banyak orang berkumpul, berbagi dan membangun ikatan sosial yang kuat di antara manusia.

Beberapa budayawan mengatakan bahwa lagu ini cukup unik dan sederhana. Hal ini cukup berbeda dengan musik-musik anak-anak muda saat ini yang terkesan dangkal. Namun, lagu Mbah Surip terbukti bisa menyejukkan hati bagi orang yang melihat dan mendengarnya karena lagu balada kehidupan seperti ini sangat jarang dibuat di tengah arus kuatnya pasar musik Indonesia.(DOR)

JAKARTA, KOMPAS.comPemakaman Mbah Surip, yang rencananya akan dilangsungkan Rabu (5/8), urung dilakukan. Pelaksanaannya justru akan dipercepat pada malam ini juga.

Menurut Farid, putra kedua Mbah Surip, pemakaman akan dilaksanakan di pemakaman keluarga WS Rendra, setelah pernikahan adiknya, Resia Tri Tresnawati (25). “Dalam agama Islam, jenazah dikuburkan makin cepat makin baik,” kata Farid di rumah duka di Bengkel Teater pimpinan WS Rendra, Jalan Cipayung Jaya, Citayam, Depok, Jawa Barat, Selasa (4/8) malam.

Mengenai alasan pernikahan yang juga dipercepat dari jadwal semula, menurut Farid, hal itu lebih karena pertimbangan adat Jawa. “Menurut adat Jawa karena kalau jenazah (orangtua) sudah dikuburkan, calon pengantin harus menunggu satu tahun lagi baru boleh menikah,” ujar Farid, yang menemani ayahnya mengembuskan napas terakhirnya.

Menurut Farid, Resia adalah anak ketiga dari pernikahan Mbah Surip dengan Ninuk Sulistiyawati. Resia akan dipinang kekasihnya, Sam (28).

Kepada pers, Farid juga mengungkap nama lengkap ayah dan tanggal lahirnya, yang selama ini tak pernah dieksposnya bila ditanya soal identitasnya. “Nama lengkap Mbah, Urip Rahmat Arioyanto. Si Mbah lahir tanggal 5 Mei 1957,” ungkapnya.

Di mata dirinya, ayahnya adalah pribadi yang tak pernah mengeluh. “Dia itu bisa istirahat di mana saja. Saya sama dia juga pernah istirahat di POM bensin, dia enggak perlu istirahat di hotel. Saya juga salut sama Mbah, dia punya kelebihan (lebih…)

Monggo para warga giritontro sekarang ada fasilitas email gratis tis tis tis…. dengan domain giritontro [namakamu@giritontro.com] yang berminat hubungi admin@giritontro.com cantumkan nama lengkap dan alamat lengkap ya…

HADIRI, SAKSIKAN DAN MERIAHKAN

JOGJAKARTA

JEC JOGJAKARTA 18-19 JULI 2009

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.